--> 3 Fakta Pocari Sweat, Minuman Isotonik yang Menyegarkan! | DirBisnis

Tutorial | Bisnis | Finance

Thursday, October 22, 2020

3 Fakta Pocari Sweat, Minuman Isotonik yang Menyegarkan!

| Thursday, October 22, 2020

3 Fakta Pocari Sweat, Minuman Isotonik yang Menyegarkan!

Ketika seseorang berolahraga, mereka kehilangan banyak air melalui keringat. Kebanyakan orang memilih minum air untuk mengisi kembali cairan yang hilang dari tubuh mereka. Namun, sebagian orang lainnya lebih suka minum cairan dengan elektrolit. Minuman elektrolit dianggap lebih efektif dalam mengisi kembali cairan tubuh.

Salah satu minuman kesehatan paling terkenal di dunia yang mengandung elektrolit adalah Pocari Sweat. Pocari Sweat merupakan minuman isotonik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang setiap harinya. Minuman asal Jepang ini sudah mengudara ke berbagai negara termasuk di Indonesia.

Sebagai minuman paling populer di dunia, Pocari Sweat memang menarik untuk diulas dan diketahui lebih dalam. Berikut adalah beberapa fakta tentang Pocari Sweat:

1.Minuman Olahraga dari Jepang

Berasal dari Jepang, Pocari Sweat merupakan minuman kesehatan yang selalu diminum oleh sebagian besar atlet. Minuman ini mengandung elektrolit yang membantu tubuh tetap terhidrasi setelah berkeringat. Pocari Sweat tidak hanya dikonsumsi setelah berolahraga tetapi juga dikonsumsi ketika seseorang merasa harus segera rehidrasi. 

Pocari Sweat diproduksi dan diperkenalkan oleh Otsuka Pharmaceutical Co, Ltd sejak tahun 1980 silam. Saat itu, mulai banyak orang semakin tertarik dengan berbagai cara hidup sehat. Namun, karena produk tersebut belum pernah terdengar atau dicicipi sebelumnya, mereka khawatir untuk mencobanya.  

Untuk mengajak masyarakat agar mencoba produknya, Otsuka berupaya agar masyarakat mengetahui manfaat Pocari Sweat. Tim di balik Pocari Sweat ditugaskan untuk meneliti situasi sehari-hari yang bisa membuat orang berkeringat. Dari situ, mereka akan menjelaskan konsep di balik minuman tersebut dan manfaatnya kepada masyarakat.

Pelan tapi pasti, Pocari Sweat mulai banyak disukai oleh masyarakat. Hanya dua tahun setelah pertama kali diperkenalkan, popularitas minuman tersebut melonjak. Meminum Pocari Sweat setelah berkeringat menjadi hal yang lumrah di Jepang. Orang juga menyukai rasa produknya.

2.Bahan-bahan Pocari Sweat

Tujuan utama Pocari Sweat yakni untuk mengisi air dan ion yang hilang dari tubuh dengan cepat. Di Jepang, sudah menjadi hal yang umum untuk meminum Pocari Sweat setelah mandi air panas atau saat berolahraga. Dengan elektrolit konsentrasi tinggi, cairan mudah diserap oleh tubuh manusia. Orang juga suka minum Pocari Sweat di pagi hari untuk rehidrasi dan membangunkan tubuh.

Pocari Sweat hadir dalam berbagai bentuk. Bentuk paling umum adalah bentuk cair. Otsuka memproduksi Pocari Sweat dalam kemasan botol, kaleng bahkan sachet untuk bedak. Untuk setiap 250 mL botol plastik Pocari Sweat, mengandung konsentrasi elektrolit ion positif yaitu Na+21, K+5, Ca2+1, Mg2+0.5 (mEq/l) and negative ions in Cl16.5, citrate3-10, lactate-1 (mEq/l).

Bahan dalam botol plastik Pocari Sweat 250 mL adalah gula pasir, sari buah, acidulant, kalium klorida, magnesium klorida, gula cair glukosa fruktosa, garam, kalsium laktat, asam amino sebagai penambah rasa, dan antioksidan berupa vitamin C. Setiap 100 mL terdiri dari energi 25 kkal, 6,2 gram karbohidrat, 20 miligram kalium, 0,6 miligram magnesium, 49 miligram natrium dan 2 miligram kalsium. 

3. Pocari Sweat Bukan Minuman Berenergi

Meskipun biasanya iklan hanya menampilkan manfaat Pocari Sweat tetapi ada juga beberapa informasi yang mungkin berguna bagi konsumennya. Salah satunya, banyak orang yang mengira bahwa Pocari Sweat adalah minuman berenergi. Padahal Pocari Sweat bukanlah minuman berenergi. 

Seperti yang diketahui, tujuan dari minuman energi adalah untuk meningkatkan stamina tubuh sedangkan peran Pocari Sweat adalah untuk mengisi kembali elektrolit yang hilang dalam tubuh manusia. 

Nah, itulah beberapa fakta Pocari Sweat yang mungkin belum kamu ketahui. Semoga bermanfaat ya!

 

Related Posts

No comments:

Post a Comment